Divisi I Usai, 2 Tim Jawa Timur Promosi

Badan Liga Sepakbola Amatir Indonesia (BLAI) PSSI telah mengakhiri pergelaran kompetisi Divisi I. Persaingan babak 12 besar untuk memperebutkan enam tiket promosi ke Divisi Utama dipentaskan di Singaperbangsa dan Lebak Bulus.

Dari babak 12 besar yang digelar antara 1 hingga 7 Desember itu, dua tim dari Jawa Timur berhasil promosi ke Divisi Utama. Keduanya adalah Persepam Pamekasan dan Madiun Putra. Adapun empat tim lain adalah Persbul Buol, Perssin Sinjai, PSBS Biak, dan PSBL Langsa.

Keenam tim lainnya harus puas bertahan di Divisi I, yakni PSGL Gayo Luwes, Persitema Temanggung, Persewangi Banyuwangi, PSBK Blitar, Persip Pekalongan, dan KSB Sumbawa Barat.

Dari akumulasi perolehan nilai dan posisinya dalam klasemen akhir pada tiga grup babak 12 besar itu, PSBS Biak, Persbul Buol, Persepam Pamekasan dan PSBL Langsa melanjutkan kiprahnya ke babak semifinal yang ditandingkan Jumat (10/12) di Singaperbangsa, Karawang. Di babak semifinal ini, Persbul Buol mengalahkan PSBL Langsa 5-3, sementara PSBS Biak mengungguli Persepam Pamekasan 3-2.

Dua pertandingan babak semifinal di Singaperbangsa berlangsung menarik dan mengundang kekaguman para penonton. Keempat tim sama-sama tampil impresif, memperagakan permainan menyerang dan bergantian melakukan tekanan.

Menariknya dua pertandingan babak semifinal dari keempat tim yang sama-sama juga banyak melibatkan pemain muda itu memberi inspirasi bagi BLAI PSSI untuk mengirimkan rekaman video pertandingan tersebut kepada Badan Tim Nasional Indonesia (BTNI) PSSI. Harapannya, BTNI kiranya bisa menemukan kemungkinan adanya materi pemain yang dapat dipromosikan ke tim nasional.

Sejak awal, BLAI PSSI memang mengharapkan gelaran kompetisi Divisi I bisa dijadikan salah satu sarana untuk pencarian pemain-pemain potensial yang nantinya bisa dipromosikan ke tim nasional, disamping sebagai batu loncatan untuk berkiprah pada jenjang komoetisi yang lebih tinggi, yakni Divisi Utama dan Liga Super. Oleh karena itu, meski pun kriteria Divisi I adalah untuk pemain senior. bagaimana pun pentas Divisi I adalah “kawah candradimulka” terakhir dari gelaran kompetisi amatir. Tak mengherankan kalau tim-tim Divisi I ini banyak yang mengandalkan kemapuan pemain muda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s