flexi

sedih rasanya denger kabar flexi mw tutup, padahal aq setia bgt pake itu, meski ganti2 nomer. krn flexi aq punya temen se indonesia lewat komunitas flexter n flexichat. fleximilis adalah andalan utama komunikasi dgn temen2 luar kota, ya meski gaung nya sudah tak semeriah dulu tp tetep berguna sampe skarang. ada 4 hal yg dulu membuat tetap bertahan d flexter yaitu flexi, flexiland, fleximilis n temen2 flexter. tp skarang smua itu hampir tak ada. temen2 flexter pun dah jarang. kalo flexi bener2 tutup, aq ga tau lg gmana caranya milisan dgn mereka. entahlah.

6 tahun pake flexi

hari ini 14 januari
2013, tepat 6 tahun
aq pake kartu flexi.
Banyak bgt yg aku
dapt dri situ. Mulai
dri teman, sahabat n
komunitas. Kalo d
kilas balik 6 thn yg
lalu banyak bgt
kenangan yg terjadi.
Banyak fasilitas flexi
yg besar
manfaatnya
terutama fleximilis n
flexichatting. Krn dri
situ aku kenal
banyak teman dri
dalam maupun luar
kota. Tarif nya jg
murah bgt.
Pokoknya seneng
bgt pake flexi. Meski
sekarang aq jg pake
gsm tp telkomflexi
tetep jd idolaku krn
dsitulah teman,
sahabat n
komunitasku. Moga
telkomflexi tetep
jaya.

pembagian grup kompetisi divisi utama Liga Indonesia musim 2011/2012.

pembagian grup kompetisi DIVISI UTAMA

LIGA INDONESIA musim 2011/2012.

Grup 1

01. PSLS Lhokseumawe (NAD)

02. PSSB Bireun (NAD)

03. PSAP Sigli (NAD)

04. PSBL Kab. Langsa (NAD)

05. PSGL Gayo Luwes (NAD)

06. Pro Duta FC Medan (sumut)

07. Persih Tembilahan (riau)

08. Persires Rengat (riau)

09. PS Bengkulu (bengkulu)

11. Persita Tangerang (banten)

12. Persitara Jakarta Utara (DKI jakarta)

13. Persipasi Bekasi (jabar)

Grup 2

01. Persikota Tangerang (banten)

02. Persikab Kab. Bandung (jabar)

03. Persikabo Bogor (jabar)

04. PPSM Sakti Magelang (jateng)

05. Persip Pekalongan (jateng)

06. PSCS Cilacap (jateng)

07. PSIR Rembang (jateng)

08. PSIS Semarang (jateng)

09. Persitema Temanggung (jateng)

10. Persiku Kudus (jateng)

11. Persis Solo (jateng)

12. PSS Sleman (D.I yogayakarta)

Grup 3

01. PSIM Yogyakarta (D.I yogyakarta)

02. Persik Kediri (jatim)

03. Persewangi Banyuwangi (jatim)

04. Persepam Pamekasan (jatim)

05. Madiun Putra FC (jatim)

06. Persid Jember (jatim)

07. PSBI Blitar (jatim)

08. Persekam Metro FC Kab. Malang (jatim)

09. Persipro Probolinggo ( jatim)

10. Gresik United (jatim)

11. Mojokerto Putra (jatim)

Grup 4

01. Persepar Palangkaraya (kalteng)

02. Barito Putra (kalsel)

03. Persigo Gorontalo (gorontalo)

04. Persbuol Buol (sulteng)

05. Perssin Sinjai (sulsel)

06. KSB Sumbawa Barat (NTB)

07. Persemalra Maluku tenggara (maluku)

08. Perseman Manokwari (papua barat)

09. Persiram Raja Ampat (papua barat)

10. PSBS Biak (papua)

11. Perseru Serui  (papua)

berakhirnya kisah cinta ku.

kalau saja aq mendengar ucapannya tentu dia ada bersama ku saat ini. tp aq terlalu egois n ga mau dengerin dia. dia cewek yg super nurut  n super sabar ngadepin aq padahal aq dah berkali kali nyakitin dia tp dia tetep mau sama aq n mau nurutin kemauan aq. kejadian malam minggu itu, adalah yang terakhir aq denger suaranya, aq denger dia nangis sambil bilang ga mau pisah dari aq tp aq ga ngeh n tetep biasa aja n aq malah ketiduran. mungkin malam itu dia d marahin ortunya n ga boleh pacaran ma aq, entah aq juga ga tau. tp yg jelas nope nya ga aktif sampe skarang. ya sudah lah, mungkin dia bukan jodohku. jujur ku akui dia cewek baik n tersabar yang pernah ku kekanl. ga ada cewek se sabar dia slama ini. AULIA NAJWA, akan slalu ku kenang nama n kebaikanmu padaku.

madiun putra fc, kebangkitan sepakbola di eks karesidenan madiun.

madiun putra fc menorehkan prestasi yang luar biasa dengan lolos ke divisi utama liga indonesia. ia merupakan klub pertama d wilayah eks karesidenan madiun yang lolos k divisi utama.

seperti kita ketahui ada 7 klub sepakbola d wilayah eks karesidenan madiun , yaitu : madiun putra fc (kota madiun), psm (kotamadiun), persekama (kab. madiun), persemag magetan, persinga ngawi, persipon ponorogo n perspa pacitan.

keberhasilan madiun putra fc lolos ke divisi satu membuat suporter sepakbola d wilayah madiun dan sekitarnya bersatu membentuk kelompok suprter yang oleh pak bonnie laksamana(manager klub) saat itu d beri nama “THE MAD MANIA”.

gairah sepakbola d madiun terus meningkat dengan membludaknya suporter yang memadati stadion wilis utk menyaksikan madiun putra fc berlaga d divisi satu.dukugan suporter itu membuat madiun putra fc bersemangat untuk mencapai divisi utama.

Divisi I Usai, 2 Tim Jawa Timur Promosi

Badan Liga Sepakbola Amatir Indonesia (BLAI) PSSI telah mengakhiri pergelaran kompetisi Divisi I. Persaingan babak 12 besar untuk memperebutkan enam tiket promosi ke Divisi Utama dipentaskan di Singaperbangsa dan Lebak Bulus.

Dari babak 12 besar yang digelar antara 1 hingga 7 Desember itu, dua tim dari Jawa Timur berhasil promosi ke Divisi Utama. Keduanya adalah Persepam Pamekasan dan Madiun Putra. Adapun empat tim lain adalah Persbul Buol, Perssin Sinjai, PSBS Biak, dan PSBL Langsa.

Keenam tim lainnya harus puas bertahan di Divisi I, yakni PSGL Gayo Luwes, Persitema Temanggung, Persewangi Banyuwangi, PSBK Blitar, Persip Pekalongan, dan KSB Sumbawa Barat.

Dari akumulasi perolehan nilai dan posisinya dalam klasemen akhir pada tiga grup babak 12 besar itu, PSBS Biak, Persbul Buol, Persepam Pamekasan dan PSBL Langsa melanjutkan kiprahnya ke babak semifinal yang ditandingkan Jumat (10/12) di Singaperbangsa, Karawang. Di babak semifinal ini, Persbul Buol mengalahkan PSBL Langsa 5-3, sementara PSBS Biak mengungguli Persepam Pamekasan 3-2.

Dua pertandingan babak semifinal di Singaperbangsa berlangsung menarik dan mengundang kekaguman para penonton. Keempat tim sama-sama tampil impresif, memperagakan permainan menyerang dan bergantian melakukan tekanan.

Menariknya dua pertandingan babak semifinal dari keempat tim yang sama-sama juga banyak melibatkan pemain muda itu memberi inspirasi bagi BLAI PSSI untuk mengirimkan rekaman video pertandingan tersebut kepada Badan Tim Nasional Indonesia (BTNI) PSSI. Harapannya, BTNI kiranya bisa menemukan kemungkinan adanya materi pemain yang dapat dipromosikan ke tim nasional.

Sejak awal, BLAI PSSI memang mengharapkan gelaran kompetisi Divisi I bisa dijadikan salah satu sarana untuk pencarian pemain-pemain potensial yang nantinya bisa dipromosikan ke tim nasional, disamping sebagai batu loncatan untuk berkiprah pada jenjang komoetisi yang lebih tinggi, yakni Divisi Utama dan Liga Super. Oleh karena itu, meski pun kriteria Divisi I adalah untuk pemain senior. bagaimana pun pentas Divisi I adalah “kawah candradimulka” terakhir dari gelaran kompetisi amatir. Tak mengherankan kalau tim-tim Divisi I ini banyak yang mengandalkan kemapuan pemain muda.

Madiun Putra FC Promosi ke Divisi Utama

Madiun Putra berhak mendampingi sesama tim Jawa Timur, Persepam Pamekasan, untuk berlaga di Divisi Utama pada musim kompetisi Liga Indonesia 2011. Kepastian ini diperoleh setelah menempati dua posisi teratas pada penyisihan Grup III babak 12 besar Divisi I-2010.

LolosnyaMadiun Putra FC ditentukan dari hasil pertandingan terakhir penyisihan Grup III yang dilangsungkan secara bersamaan pada Selasa (7/12) malam di Stadion Singaperbangsa, Karawang, dan Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Madiun Putra memetik satu angka dari permainan imbang 1-1 dengan Persip Kota Pekalongan.

Madiun Putra, yang mengawali penampilannya di babak 12 besar dengan mengesankan setelah memukul PSGL Gayo Luwes 3-1, harus puas berada di posisi kedua penyisihan Grup III ini dengan nilai empat.

Madiun Putra bahkan harus bekerja keras untuk merebut satu angka penting pada pertandingan terakhirnya dengan Persip Pekalongan di Singaperbangsa, sebab tertinggal dulu 0-1 hingga pertengahan babak kedua. Anak-anak Madiun langsung nervous setelah Persip Pekalongan menjebol gawang mereka pada menit ke-20 melalui gol Agung.

Tensi pertandingan semakin memanas setelah gol untuk Pekalongan ini, yang membuat wasit harus mengeluarkan empat kartu kuning untuk pemain Madiun, yakni Indra Jaya, Agus S, Amirudin dan Eko. Dari Pekalongan, hanya seorang pemain yang mendapat kartu kuning, yakni Sugiyat.

Seperti pada dua pertandingan terdahulunya, penampilan anak-anak Pekalongan tetap tidak konstan. Mereka tampil dengan memperagakan permainan cepat di babak pertama, namun kemudian drop di babak kedua. Inkonsistensi permainan ini yang membuat anak-anak Pekalongan selalu keteteran di babak kedua. Tak mengejutkan jika kiranya Madiun Putra pun berhasil menyamakan kedudukan, dari gol Windu di menit ke-74.

Walau gagal merebut tiket promosi ke Divisi Utama, Persip Pekalongan bagaimana pun masih boleh berbangga karena menjadi salah satu tim yang tak terkalahkan pada tiga pertandingan penyisihan grupnya. Mereka bermain 2-2 dengan Persepamj Pamekasan, 1-1 dengan PSGL Gayo Luwes, dan kemudian 1-1 lagi dengan Madiun Putra.

KLASEMEN GRUP III
1.Persepam               3 1 2 0 4-3 5
2.Madiun Putra       3 1 1 1 4-3 4
3. Persip Pklng         3 0 3 0 4-4 3
4. PSGL Gayo           3 0 2 1 3-4 2